www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Selatan

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ketum Pelti Paksakan Dirut Persija Maju di Munas Pelti, Menpora ...

Posted by On 13.08

Ketum Pelti Paksakan Dirut Persija Maju di Munas Pelti, Menpora ...

Ketum Pelti Paksakan Dirut Persija Maju di Munas Pelti, Menpora Harus Turun Tangan

Imam Nahrawi diminta "turun tangan" untuk menyelamatkan tenis Indonesia dari kehancuran.

Ketum Pelti Paksakan Dirut Persija Maju di Munas Pelti, Menpora Harus Turun TanganblogJohannes Susanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi diminta "turun tangan" untuk menyelamatkan tenis Indonesia dari kehancuran.

Alasannya, Ketua Umum PP Pelti, Wibowo Suseno Wirjawan memaksakan I Gede Widiade masuk dalam bursa pencalonan Ketua Umum PP Pelti dengan melanggar aturan yang dibuat PP Pelti pada Musyawarah Nasional (M unas) Pelti di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 24-26 November 2017.

"Cukup lah satu periode saja tenis Indonesia mengalami penurunan prestasi di bawah kepemimpinan Wibowo Suseno Wirjawan. Saatnya, Menpora Imam Nahrawi "turun tangan" menegakkan aturan demi menyelamatkan tenis Indonesia sebelum terperosok kembali ke jurang kehancuran," papar Wakil Ketua Pengprov Pelti DKI Jakarta, Johannes Susanto, Selasa (21/11/2017).

Alasan Johannes meminta Imam Nahrawi turun tangan karena Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 dimana cabang olahraga tenis diharapkan mampu menyumbangkan medali.

"Bagaimana tenis bisa menyumbangkan medali di Asian Games 2018 kalau dipimpin figur yang tidak mengerti tenis. I Gede Widiade itu kan orang sepakbola. Cukup lah dia mengurus Persija Jakarta saja," katanya.

Masuknya I Gede Widiade, kata Johannes Susanto, jelas menyalahi aturan yang dibuat PP Pelti sendiri.

Dalam tahap awal penjaringa n, Tim Penjaringan yang diketuai oleh Susan Soebakti telah menerima lamaran dari tiga bakal calon yakni Rildo Ananda Anwar, Anton Lukmanto, dan Umbu Samapaty.

Tapi yang memenuhi persyaratan administrasi yakni minimal mendapat dukungan tertulis dari 10 Pengurus daerah (Pengda) Pelti, ternyata hanya Rildo yang lolos.

Dalam edaran yang disebarkan lewat media sosial oleh Susan Soebakti dinyatakan bahwa batas akhir pendaftaran calon ketua umum adalah hanya sampai tanggal 5 November 2017 setelah dibuka sejak 2 Oktober.

Dalam edaran tersebut juga disebutkan bahwa penetapan Caketum yang maju dalam munas ditentukan pada 13 November 2017.

Halaman selanjutnya 123
Editor: Toni Bramantoro Ikuti kami di Guru Perempuan Paksa Muridnya Berh ubungan Badan! Ancamannya Bikin Mikir Dua Kali Sumber: Google News | Berita 24 Kalsel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »