www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gaji Tak Dibayar Perusahaan di Riyadh, Dua WNI Asal Balangan ...

Posted by On 07.01

Gaji Tak Dibayar Perusahaan di Riyadh, Dua WNI Asal Balangan ...

Berita Banjarbaru

Gaji Tak Dibayar Perusahaan di Riyadh, Dua WNI Asal Balangan Dipulangkan ke Kalsel Malam Ini

Pemerintah Indonesia kembali memulangkan WNI Pekerja Migran Indonesia dari Riyadh Arab Saudi, Jumat (11/05/2018).

Gaji Tak Dibayar Perusahaan di Riyadh, Dua WNI Asal Balangan Dipulangkan ke Kalsel Malam IniKJRI JeddahIlustrasi - Tenaga Kerja Indonesia di Arab Saudi

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah Indonesia kembali memulangkan WNI Pekerja Migran Indonesia dari Riyadh Arab Saudi, Jumat (11/05/2018). Dua orang WNI tersebut berasal dari Balangan Kalimantan Selatan tepatnya Desa Sumber Rezeki RT 07 RW 02 Kecamatan Juai Balangan.

Keduanya diketahui be rnama Dede Nur Endah Binti Kajen dan Sri Mulyani Binti Misirin. Keduanya diberangkatkan dari Riyadh hari ini dan kedatangan pada pukul 22.30 WITA di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru.

Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) di wilayah Kalimantan Selatan dan
Kalimantan Tengah, pada 23 April 2018 lalu.

Menurut Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BPT3KI Banjarbaru Fachrizal kepada Banjarmasinpost.co.id, pihaknya telah menerima pengaduan via telepon dari dua orang WNI/PMI atas nama Dede Nur Endah Binti Kajen dan Sri Mulyani Binti Misirin yang berada di Arab Saudi.

Baca: Mayat Suami Istri di Pantai Laguna Ternyata Orangtua Citra Kharisma, Selamat Jalan Untuk Selamanya

BP3TKI Banjarbaru kemudian berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Balangan serta telah melakukan penelusuran kepada keluarga kedua WNI/PMI tersebut di Kabupaten Balangan pada 24 April 2018.

Diketahui hasil penelusuran diperoleh kepastian bahwa kedua WNI/PMI tersebut adalah benar merupakan warga Kabupaten Balangan yang beralamat di Desa Sumber Rezeki, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan.

Sebagai tindak lanjut terhadap pengaduan yang diterima, BP3TKI Banjarbaru bersurat kepada Deputi Perlindungan BNP2TKI tertanggal 25 April 2018, Perihal Informasi Dugaan Pemberangkatan PMI Non Prosedural, dengan tembusan kepada Direktur
Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI.

Pada 10 Mei 2018, BP3TKI Banjarbaru telah menerima informasi dari Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI perihal Penanganan Permasalahan dan Pemulangan 2 orang WNI/PMI asal Kalimantan Selatan pada 11 Mei dari Riyadh Arab Saudi.

Permasalahan yang terjadi dengan Dede Nur Indah dan Sri Mulyani diketahui karena ditempatkan ke Arab Saudi sebagai
Cleaning Service dan dipekerjakan di instansi pemerintahan Arab Saudi oleh perusahaan Al Hanoof dan tak digaji.

Baca: Gila! Raffi Ahmad Berikan Jabatan Rafathar di RA Pictures, Padahal Baru 2 Tahun

"Yang bersangkutan mengatakan sering ada potongan, dan tidak lancar. Kemudian keduanya datang ke KBRI Riyadh dan meminta bantuan pemulangan ke Indonesia," jelas Fachrizal.

Sebelumnya tambah Fachrizal sudah dilakukan penyelesaian yaitu dengan melakukan negosiasi dan meminta pihak perusahaan Al Hanoof untuk bersedia memberikan exit permit dan membelikan tiket kepulangan.

"Kini keduanya telah menerima semua Hak haknya dan tidak ada tuntutan apapun," tambah Rizal.

Malam ini petugas BP3TKI bersama Disnakertrans Kabupaten Balangan akan menjemput keduanya dan dibawa pulang ke kampung halaman. (Banjarmasinpost.co.id /milna)

Penulis: Milna Sari Editor: Elpianur Achmad Sumber: Banjarmasin Post Ikuti kami di Seorang Remaja Tak Sadar Rekam Hal Mengerikan Saat Berenang di Air Terjun Sumber: Google News | Berita 24 Kalsel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »